"SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI MEDIA INFORMASI BIDANG ENERGI DAN KETENAGALISTRIKAN DINAS PERTAMBANGAN DAN ENERGI KAB. KUTAI KARTANEGARA"

Senin, 25 Juli 2011

Instruksi Penghematan Energi

0 komentar

Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) memberlakukan kembali Instruksi Presiden (Inpres) no 2 tahun 2008 tentang penghematan energi.

Demikian disampaikan Menteri ESDM, Darwin Zahedy Saleh, usai menghadiri acara PORSENI di Kementerian ESDM, Jakarta Minggu (24/7).

"Sesuai Inpres No. 2 tahun 2008 agar segenap jajaran pemerintah meningkatkan efisiensi yang pernah dicapai agar jangan kendor, dan mulai kemarin (Senin) kita secara konkirt mendorong dan melihatimpelementasi peningkatan efsisiensi dan penghematan listrik di beberapa kementerian," ungkap Darwin.

Lebih lanjut Darwin menjelaskan, beberapa kementerian yang akan menjalankan inpres tersebut diantaranya adalah, kementerian badan usaha milik negara, kementerian pertahanan, kementerian keuangan, kementerian dalam negeri, sekretaris negara dan sekretaris kabinet serta kementerian lain.

"Utamanya adalah semua kementerian dan pemerintahan, dengan begitu kita menuju target penghematan 20-25%," tukas Darwin.

Sementara, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan KESDM, Jarman mengatakan, bahwa dalam implementasinya pemerintah akan membagikan buku panduan, agar masing-masing kepala kantor yang menangani rumah tangga itu mengontrol dan membuat laporan tentang pengehematan konsumsi listrik.

"Jadi ini dimulai melalui pemerintah untuk memberi contoh, setelah itu ke BUMN. Dengan begitu kita harapkan penghematan sebesar 20-30% itu bisa tercapai," ujar Jarman, Jum'at kemarin.

Seperti diketahui, terkait penghematan energi inpres ini merupakan bukan yang pertama kalinya. Pada 2005, saat harga minyak dunia melonjak hingga keluar dari perkiraan APBN, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga mengeluarkan inpres serupa.(sumber : www.inilah.com)
Read more ►

Jumat, 15 Juli 2011

Survey awal PLTMH di Desa Suka Bumi Kec. Kota Bangun

0 komentar

energikukar.blogspot.com

Berdasarkan SPPD Nomor : 540/225/SEKT/VI/2011, yaitu tanggal 30 s/d 2 Juni 2011 Telah dilaksanakan peninjauan dan survey awal lokasi permohonan bantuan PLTMH di Desa Suka Bumi Kec. Kota Bangun, adapun petugas survey dipimpin oleh Bapak Darwis,ST.,M.Si (Kabid. Energi dan Ketenagalistitrikan) Ibu Hj. Rita Hairani, BA (Kasi Pengembangan Listrik Pedesaan) Nopan Sholihin,ST (Staf P3ISDA) Iskandar,SE (Staf Seksi Pengembangan Listrik Pedesaan).
Peninjauan lokasi didampingi aparat desa serta masyarakat Desa Suka Bumi Peninjauan langsung menuju lokasi air terjun Suka Bumi, yang berjarak + 2 KM dari Desa Suka Bumi, perjalanan kelokasi bisa menggunakan kendaraan baik roda 2 maupun roda 4, akan tetapi menuju air terjun dilakukan dengan berjalan kaki + 10 menit. Air terjun Suka Bumi ada 2 (dua) yang pertama tingginya + 15 M yang kedua + 12 M. Hutan disekitar air terjun sebagian masih hutan alami, yang sebagiannya lahan perkebunan masyarakat. Dari hasil survey awal yang dilaksanakan air terjun Suka Bumi bisa diusulkan untuk dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH), akan tetapi hal itu perlu kajian teknis yang lebih detail. Adapun usulan awal kegiatan tersebut sebaiknya diusulkan pada kegiatan tahun anggaran 2012, berupa kegiatan survey dan penyusunan studi kelayakaan serta data penunjang lainnya, dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat yang tidak terjangkau listrik PLN. Kegiatan ini juga nantinya kearah program Pengembangan Desa Mandiri Energi.(isk)
Read more ►

Senin, 11 Juli 2011

Pelaksanaan Kegiatan Inventarisasi dan Pembinaan Captive Power dalam Wilayah Kab.Kutai Kartanegara tahun 2011

0 komentar

energikukar.blogspot.com
Sehubungan telah direalisasikannya anggaran tahun 2011 Bidang Energi dan Ketenagalistrikan Dinas Pertambangan dan Energi Kab. Kutai Kartanegara mulai melaksanakana kegiatan yang sudah tertuang dalam DPA SKPD tahun anggaran 2011. Adapun kegiatan yang dilaksanakan diantaranya kegiatan Inventarisasi dan pembinaan Captive Power dalam wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. Hal ini disampaikan PPTK Bapak Ir. Marthen L. Sirappa yang juga selaku Kepala Seksi Penyediaan listrik pada Bidang Energi dan Ketenagalistrikan . dalam penyampaian beliau agenda kegiatan yang ada sudah disusun sedemikian rupa agar pelaksanaan kegiatan bisa berjalan sesuai rencana, Pelaksanaan perjalanan Dinas dalam Daerah sesuai DPA-SKPD sebanyak 58 ( Lima Puluh Delapan ) Kali perjalanan untuk triwulan ke 2 ada 12 Perjalanan Dinas antara Lain :
- Inventarisasi dan Pembinaan Captive Power Dalam Wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara ke 3 perusahaan pemegang IUKS di Kecamatan Kota Bangun antara lain : PT. GEMIDA 340 kva, PT. GEMIDA 1650 kva, PT. Kartika Selabumi Mining.
Inventarisasi dan Pembinaan Captive Power Dalam Wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara ke 3 perusahaan pemegang IUKS di Kecamatan Sangasanga antara lain : PT. Alhasanie, PT. Indomining, PT. Adimitra Baratama Nusantara.
- Inventarisasi dan Pembinaan Captive Power Dalam Wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara ke 1 ke Kecamatan Kota Bangun.
Inventarisasi dan Pembinaan Captive Power Dalam Wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara ke 2 perusahaan pemegang IUKS di Kecamatan Muara Jawa antara lain : PT. Srinivasa Mining, PT. Binamitra Sumberarta.
- Inventarisasi dan Pembinaan Captive Power Dalam Wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara ke 2 perusahaan pemegang IUKS di Kecamatan Tabang antara lain : PT. Fajar Sakti Prima, PT. Guruh Putra Bersama.
- Inventarisasi dan Pembinaan Captive Power Dalam Wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara ke 1 perusahaan pemegang IUKS di Kecamatan Kembang Janggut antara lain : PT. Rea Kaltim Plantations.
Realisasi pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja serta pembinaan dan pengawasan yang berkesinambungan. (isk)
Read more ►

Selasa, 28 Desember 2010

KEGIATAN STUDI LAPANGAN PENGEMBANGAN ENERGI BARU TERBARUKAN

0 komentar
energikukar.blogspot.com
Sejak terbentuknya Bidang Energi dan Ketenagalistrikan Dinas Pertambangan dan Energi Kab. Kutai Kartanegara berdasarkan Peraturan Bupati Kutai Kartanegara Nomor 50 tahun 2008 tentang tugas pokok dan fungsi bidang energi dan ketenagalistrikan. Masih banyak yang harus dipelajari, hal ini berkaitan dengan pengembangan energi dan ketenagalistrikan khususnya diwilayah Kutai Kartanegara. Seperti diketahui, bahwa saat ini kebutuhan listrik merupakan kebutuhan yang sangat diperlukan oleh masyarakat. Dengan teralirinya listrik ke masyarakat maka secara tidak langsung perkembangan daerah perlahan tapi pasti akan mengalami peningkatan. Pengembangan SDM juga secara perlahan akan meningkat dan akhirnya berdampak kepada pengembangan ekonomi masyarakat hal ini sejalan dengan program Pemerintah Daerah yaitu Gerbang Raja (Gerakan Pengembangan Rakyat Sejahtera).

Dalam upaya menunjang kebutuhan akan listrik sesuai tupoksi bidang Energi dan Ketenagalistrikan Dinas Pertambangan dan Energi Kutai Kartanegara baru-baru ini melakukan studi pengembangan energi ketenagalistrikan di Propinsi Bali. Rombongan di pimpin langsung Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kab. Kutai Kartanegara yaitu : Bapak Ir. H. Assobirin.

Didalam kegiatan studi lapangan tersebut diarahkan ke pengembangan energi baru terbarukan yaitu studi ke Pembangkit Listrik Tenaga Sampah. Studi lapangan diawali pertemuan di ruang Kepala Bidang Pertambangan dan Energi Dinas PU Propinsi Bali yang diterima langsung Kabid pertambangan dan Energi yaitu Bapak Ir. Putu Agus Budiana, MM beserta staf, dilanjutkan dengan presentasi singkat kemudian langsung menuju lokasi studi lapangan yang berada diwilayah Kota Denpasar didampingi staf bidang Pertambangan dan Energi Propinsi Bali.

Setelah tiba dilokasi langsung disambut pihak pengelola sekaligus pelaksana pembangunan yaitu PT. Navigate Organic Energy Indonesia (N.O.E.I). seperti dipaparkan bahwa Pembangkit Listrik tenaga sampah yang dibangun sekarang merupakan hasil kerjasama yang digagas oleh pihak Badan Pengelola Kebersihan Sarbagita ( BPKS ) Bali. Sebelum dilaksanakan kegiatan ini pihak BPKS sendiri mengundang beberapa konsultan dan pihak investor untuk melakukan presentasi. Dan akhirnya terjadi kesepakatan antara pihak BPKS dan investor yaitu PT. NOEI. Dalam perjanjian kerjasama ini dilakukan selama 20 Tahun. Pekerjaan dimulai dari tahun 2006 kemudian mulai beroperasi tahun 2008, target selesai kegiatan pembangunan 2012. Seperti yang disampaikan pihak pengelola bahwa untuk menghasilkan energi diperlukan sampah antara 400 s/d 800 ton perhari. Saat ini produksi sampah yang ada berkisaran ¬+ 400 s/d 600 ton perhari. Sampah-sampah ini berasal dari 3 Kabupaten dan 1 kota wilayah Propinsi Bali. Saat ini sampah yang dipergunakan yaitu sampah organik. Untuk proses pemilihan sampah organik dan non organik pihak pengelola bekerjasama dengan para pemulung setempat. Pembangkit Listrik Tenaga Sampah yang dikelola oleh Pihak PT. Navigate Organic Energy Indonesia (N.O.E.I). sudah disambungkan dan dijual kepihak PT. PLN (Persero) selaku pihak tunggal yang berhak menyalurkan ke pelanggaan.

Dari hasil studi lapangan ini dapat disimpulkan bahwa penggalian dan pemanfaatan sumber daya energi baru terbarukan harus dioptimalkan. Perlu ditindak lanjuti dengan mengadakan kegiatan survey-survey awal terhadap potensi-potensi sumber energi baru terbarukan yang ada diwilayah Kutai Kartanegara. Beberapa tahun terakhir ini Dinas Pertambangan dan Energi Kab. Kutai Kartanegara sudah melaksanakan kegiatan untuk pengembangan energi baru terbarukan yaitu Kegiatan Pengadaan Solar Light atau yang lebih sering di kenal dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sistem tersebar dibeberapa kecamatan dalam wilayah Kutai Kartanegara. Semoga kegiatan ini terus berjalan serta ditingkatkan ke kegiatan yang lebih bermanfaat ke masyarakat serta didukung penuh oleh Pemeritah Kab. Kutai Kartanegara melalui APBD disetiap tahun anggaran. (isk)
Read more ►
 

Copyright © energikukar.blogspot.com Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger